Apa yang kalian fikirkan pertama kalinya waktu ingin berlibur? Mungkin terkecuali itinerary, baju yang juga akan dipakai juga telah direncanakan agar berlibur tambah nyaman serta kita tampak bagus waktu difoto. Di negara tropis seperti Indonesia, matahari nyaris selama th. senantiasa ada. Jadi kita harus banget membuat perlindungan diri dari cahaya UV yang beresiko saat bekerja diluar ruang.

Berlibur kan umumnya identik dengan kegiatan outdoor. Janganlah lupa jagalah kulit kita gunakan sunblock yang ber-SPF. Tapi ada satu sisi muka yang tidak dapat di-sunblock-in nih. Apa hayo? Yak benar, mata.

Sepertinya saya belum juga sempat saksikan sunblock mata. Jadi bagaimana dong agar mata kita terlindung dari bahaya cahaya UV? Sunglasses lah pemecahannya. Mata kan jendela hati, jadi harus dijaga dong agar tetaplah berbinar serta kulitnya yang peka tidak cepat keriput. Nyengir-nyengir pada saat terkena cahaya matahari itu menyebabkan keriput lho.

Sunglasses ini dapat disebutkan investasi bernilai juga. Kita tidak butuh miliki banyak-banyak. Satu, atau dua saja telah cukup kok. Mengapa dimaksud investasi? Karna bila belinya pas jadi dapat digunakan berulang-kali serta bahkan juga dapat awet hingga bertahun-tahun.

Investasi tidak mesti yang harga nya mahal banget kan? Hal yang paling perlu tuch insestasinya sama seperti biaya yang kita miliki. Janganlah beli product yang murah tapi peranannya nyatanya tidak lengkap. Umpamanya beli sunglasses yg tidak membuat perlindungan dari cahaya UV.

Jujur saja sich saya dahulu sempat sukai beli-beli sunglasses yang murah gitu agar miliki banyak serta dapat gonta ganti. Tapi nyatanya jadi rugi. Terkecuali tidak ada UV protectionnya, juga ringkih. Satu diantara sunglasses itu segera patah cocok ditempatkan didalam tas yang berisi banyak barang.

Memang sich walau murah tapi bila digunakan tetep buat semakin kece. Terlebih cocok difoto. Tapi sesungguhnya tidak nyaman saat digunakan karna sunglasses murah terkadang sangat gelap. Dapat kesandung-sandung tuch bila digunakan jalan.

Bila sunglasses yang dibeli telah rusak atau tidak nyaman digunakan jadinya mesti beli sekali lagi serta sekali lagi deh. Terkecuali tidak berhasil investasi sunglasses karna beli barang murah, mungkin ada pula yang sempat beli sunglasses mahal tapi tidak sesuai sama bentuk muka serta pada akhirnya tidak sering digunakan? Duh sayang banget ya.

Agar terlepas dari beberapa hal merugikan barusan, yuk mari kita ulas apa saja yang butuh diperhitungkan saat pilih kacamata hitam dengan kata lain sunglasses :

1. UV Protection
Tentukan sunglasses yang memiliki loabel UV 400 atau 100% UV Protection. Umumnya tercantum pada sunglassesnya di sudut atas satu diantara lensa atau dibelakangnya. Jadi maksud paling utama dari gunakan sunglasses membuat perlindungan mata kita dari cahaya UV, bukanlah sebatas beberapa stylean lho ya. Beritanya cahaya UV dapat sampai menyebabkan kebutaan bila mata kita terkena sangat lama di sinar yang sangat menyilaukan. Serem ya. Mudah-mudahan jangan pernah ngalamin. Maka dari itu yang belum juga miliki sunglasses kelak selekasnya beli ya sesudah baca beberapa tips dari sini ^^

2. Lens Material
Kaca
Sesungguhnya lensa yang paling tahan gores tanpa ada butuh pelapis penambahan yaitu lensa kaca. Tapi umumnya berat ya jadi tidak buat muka kita relaks. Diluar itu juga gampang pecah, saya yang asal-asalan relatif hindari lensa kaca.
CR-39
Adalah lensa yang terbuat dari polimer plastik. Tidak sekuat polykarbonat tapi mempunyai susunan anti gores serta tahan dengan bahan kimia. Untuk yang akan liburan ke Fukushima Daichi, silahkan bawa kacamata hitam memiliki bahan CR-39 saja. Hehe.
Polycarbonate
Adalah lensa plastik yang tidak tebal serta enteng dibanding semuanya type lensa yang lain. Diluar itu lensa polykarbonat juga adalah lensa paling kuat dibanding yang beda. Pas untuk kesibukan berat. Bila berlibur ke tempat ekstrim umpamanya gunung, paling pas gunakan lensa memiliki bahan ini.

Kita mesti menghindari sunglasses dari aseton (penghapus kuteks) karna dapat mengelupaskan susunan UV di sunglasses. Diluar itu, janganlah simpan kacamata hitam di pasir pantai, karna pasir pantai bisa mengikis susunan UV di sunglasses.

3. Lens Tints (Warna Lensa)
Saya baru tahu bila setiap warna sunglasses miliki peranan sendiri, bukan hanya untuk menahan silau saja. Semula sich saya tentukan warna berdasar pada selera atau mood. Umpamanya sekali lagi girly banget tentukan yang pink. Bila sekali lagi ingin tampak vintage tentukan coklat. Nyatanya lain warna lain peranan dalam menyerap sinar. Yuk mari jabarin satu-satu :
Abu Abu serta Hijau :
Peranannya kurangi pencahayaan/silau tanpa ada mengubah warna asli benda atau panorama yang kita saksikan. Sunglasses dengan lensa warna ini pas untuk yang lakukan travelling lewat darat dengan membawa mobil sendiri. Buat nyetir cocok banget. Oke untuk digunakan selama seharian.

sunglasses saya ^^
Cokelat :
Kurangi silau termasuk juga frekwensi biru cahaya matahri, tingkatkan kontras atau ketajaman visual pada warna hijau serta biru seperti rumput serta langit. Cocoknya dibawa untuk aktiviats berlibur seperti sepedaan, berolahraga air, sepedaan, serta golf.
Kuning/Orange :
Tingkatkan ketajaman visual pada keadaan sinar rendah serta berkabut. Objek juga akan terlihat lebih terang baik indoor ataupun outdoor. Tapi lensa ini mendistorsi warna, jadi apa yang kita saksikan dari sunglasses ini dapat lain sama warna aslinya.
Rose/Merah/Pink :
Sepertinya ini kacamata yang paling banyak digunakan golongan wanita. Soalnya warnanya girly banggeet. Peranannya untuk memblokir pantulan sinar biru pada cahaya matahari. Tingkatkan ketajaman visual juga. Paling pas digunakan dalam periode waktu lama di banding warna lensa yang lain. Dapat pula digunakan waktu sangat lama dimuka monitor laptop/PC soalnya lensa warna ini juga akan kurangi kelelahan mata serta silau dari pantulan sinar yang sangat jelas. Sepertinya warna ini paling pas untuk semua kegiatan. Termasuk juga kegiatan yang telah dijelaskan di warna lensa yang lain barusan.

Makin gelap warna lensa bukanlah bermakna proteksinya semakin baik. Jadi bila menginginkan tahu tentang kekuatan proteksinya, balik sekali lagi check ke point 1. Ada tidak label UV Protectionnya di sunglasses itu.

4. Keselarasan dengan bentuk wajah
Jangan pernah investasi sunglasses kita tidak terurus tidak tersentuh karna kurang pas sama bentuk muka kita. Jadi tidak sempat digunakan sekali lagi walau sebenarnya telah dibeli. Berlebihan kan. Janganlah sungkan untuk coba sunglasses berulang-kali sebelumnya membelinya ya. Sebatas rujukan, tersebut sebagian panduan pilih jenis frame serta lensa sunglasses agar pas dengan bentuk muka :
Muka Bundar :
Tentukan sunglasses yang buat muka lebih panjang. Umumnya sunglasses yang sudutnya tajam bakalan pas. Umpamanya cat eye frame atau sunglasses yang framenya persegi panjang. Retro dapat juga dicoba.

Muka Persegi :
Ciri muka persegi yaitu kening serta dahi yang lebar dengan rahang tajam. Misalnya muka Lea Michele. Tentukan sunglasses yang memberi dampak penampilan lebih lembut untuk muka, frame oval atau bulat juga akan pas untuk bentuk muka ini.
Muka Oval :
Pas dengan frame apa pun. Mujur banget ya yang miliki bentuk muka oval dapat tentukan jenis frame macem-macem. Umumnya si empunya muka oval ukuran berwajah mungil, jadi janganlah tentukan sunglasses yang ukurannya gede banget ya. Cemas mukanya jadi tidak terlihat.
Muka Hati :
Cirinya dahi lebar, tulang pipi tinggi, dagu sempit. Tips-nya tentukan sunglasses yang buat kening tidak tampak lebar serta rahang semakin luas. Aviator sunglasses telah paling cucok. Jauhi kacamata yang framenya tinggi serta lebar.

5. Nyaman
Dituliskan pada posisi lima bukanlah bermakna tidak perlu lho ya. Malah kenyamanan begitu sangat perlu. Tapi bila dapat sunglasses nyaman kita juga mempunyai UV protection yang baik serta pas dengan bentuk muka. Ya kan? Hihi.

Telah miliki sunglasses andalan apa belum juga? Untuk yang belum juga temukan kacamata hitam yang paling disayangi mudah-mudahan selekasnya ketemu ya. Saya doain selekasnya dapet yang pas. Eh ini ngomongin sunglasses apa jodoh sich. :