Jagung Pakan Ternak— Jagung adalah salah satu pakan ternak yang memiliki banyak keunggulan. Sebagai pakan, jagung dimanfaatkan sebagai sumber energi metabolis. Kontribusi energi jagung sebagai sumber energi adalah dari patinya.

Jagung juga kaya vitamin A, sistin, thiamin dan pigmen kuning yang akan berguna untuk memberi warna kuning pada telur, kulit dan kaki ayam broiler.

Kekurangannya hanya rendahnya asam amino namun bisa dengan ditambkan asam amino buatan ketika diberikan sebagai pakan.

Kandungan Jagung

Jagung mengandung protein sebesar 8,5% namun dengan kadar patinya > 60%. Jagung juga mengandung lemak sebesar 3,5% yang terdapar pada lembaga bijinya. Lemak pada jagung ini dapat juga sebagai penggemuk ternak khususnya ayam.

Jagung sebagai pakan ternak untuk unggas sangat baik karena menyumbang separuh kebutuhan energi, baik ayam broiler atau ayam petelur. Jagung juga mengandung serat kasar yang rendah sehingga cocok untuk pakan.

Karena unggas membutuhkan juga asam amino, untuk memenuhi kebutuhan asam amino pada ayam misalnya, jagung perlu ditambahkan asam amino sintesis seperti DL Metionin atau L Treonin.

Kelebihan Jagung Pakan Ternak

Sebagai pakan ternak, jagung memiliki banyak keunggulan. Hewan ternak khususnya unggas, membutuhkan energi yang besar untuk pertumbuhannya. Dalam hal ini, jagung adalah sumber protein yang baik karena kandungan patinya yang tinggi.

Selain itu, jagung juga minin zat antrinutrien namun tinggi tingkat kecernaannya. Berkaitan dengan rendahnya kandungan protein jagung, kombinasi jagung dengan bungkil kedelai adalah formulasi yang cocok untuk pakan ternak.

Jagung bahkan mendapatkan julukan the king of cereal karena kelebihan yang dimilikinya. Selain kandungan pati dan lemaknya tinggi, jagung juga kaya Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN).

 bisns jagung untuk pakan ternak

Jagung Untuk Pakan Ternak

Jagung untuk pakan ternak adalah jagung kering. Prosesnya yaitu jagung dipisah dari tongkolnya kemudian di keringkan. Pemisahan jagung menggunakan mesin pemipil jagung untuk pakan ternak.

Ada baiknya jika anda serius dalam bisnis pakan ini menggunakan pupuk untuk menyuburkan jagung untuk diolah menjadi pakan ternak. Saat ini banya sekali pupuk di pasaran. Untuk menghemat biaya anda dapat menggunakan pupuk dari pelepah kelapa yang diolah dengan mesin pengolah kelapa.

Untuk menjadikan jagung sebagai pakan ternak, baiknya memanfaatkan jagung tua karena tinggi dan rendahnya kandungan protein pada jagung tergantung pada umur panen. Jagung tua mengandung energi metaboli sebesar 3.313 kkal/kg.

Jenis jagung yang biasa digunakan sebagai pakan ternak adalah jagung kuning. Kandungan xantofilnya 5 ppm dan karoten 0,5 ppm. Kandungan ini meningkatkan kadar warna kuning sehingga lebih disukai oleh ternak.

Perlu diperhatikan juga untuk memanfaatkan jagung yang bebas jamur. Jagung yang sudah ditumbuhi jambur akan terlihat berbintik kelabu atau kehitaman. Pencemaran jamur pada jagung dipengaruhi kadar air yang lebih dari 16% dengan suhu 25 derajat C.

Formula jagung sebagai pakan ternak dapat 100%, namun jika diolah menjadi pelet, jagung perlu ditambah dengan zat pengikat untuk mendapatkan pelet dengan kualitas yang baik.